Tampilkan postingan dengan label batuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batuk. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Juni 2016

Cara mengobati batuk berdahak secara alami

Cara mengobati batuk berdahak secara alami, Batu berdahak pasti pernah dirasakan setiap orang, dan waktu penyembuhannya pun berbeda-beda, tergantung dari kondisi tubuh. Ada yang memerlukan waktu singkat untuk penyembuhan, ataupun sebaliknya. Namun, berapa lama normalnya batuk berdahak dan bagaimana cara cepat untuk mengobati batuk berdahak ini?

Menurut hasil survei lama batuk normalnya 18 hari. Akan tetapi berbeda dengan batuk berdahak, yang mungkin membutuhkan waktu lama. Jadi Anda yang mengalami batuk yang lebih dari seminggu jangan khawatir. Untuk batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh lebih dari 18 hari, segera temui dokter.

Dan tahukah Anda bahwa batuk merupakan cara alami untuk membersihkan saluran pernapasan dari lendir atau hal-hal yang menyebabkan iritasi (wikipedia). Datangnya dahak berlebihan berasal dari paru-paru yang mengalami infeksi. Biasanya batuk dengan dahak ini disebabkan oleh pneumonia, pilek dan sinusitis. Penyakit asma, bronkitis kronis dan gagal jantung juga memiliki gejala batuk berdahak. Aktivitas Anda mungkin akan sangat terganggu dengan adanya batuk berdahak, selain lelah,  faktor sosial juga dapat terpengaruh dengan adanya dahak yang sering keluar. Segera beri perawatan agar kondisi tenggorokan tidak semakin memburuk.

Cara mengobati batuk berdahak secara alami


Bagi Anda yang ingin cepat sembuh dari batuk berdahak atau sebelum menemui dokter, mungkin beberapa cara mengobati batuk berdahak secara alami dibawah ini berguna dan bisa Anda praktekkan.

1. Uap


Uap hangat merupakan cara terbaik dan sederhana untuk menghilangkan batuk berdahak. Uap yang dihirup melalui hidung mambantu mencairkan dahak, sehingga akan lebih mudah untuk keluar.

Kalian dapat melakukan metode ini dengan menuangkan air yang baru mendidih dalam mangkuk besar. Kemudian dekatkan wajah Anda pada mangkuk tersebut, tutup kepala Anda dengan handuk, hingga kepala dan mangkuk tertutupi. Lalu tarik napas dan keluarkan selama 10 menit. Metode sederhana ini dapat dilakukan beberapa kali sehari.

2. Air Garam


Cara mudah lainnya adalah dengan berkumur, menggunakan air hangat campur garam. Selain untuk mengobati sakit gigi, dengan menggunakan air garam hangat mampu menenangkan tenggorokan yang mengalami iritasi. Sedangkan garam membantu membunuh bakteri penyebab infeksi, sehingga dapat mengurangi produksi dahak dalam tenggorokan.

Untuk membuat air garam hangat ini mudah sekali, cukup siapkan segelas air hangat, dan beri garam seperempat sendok. Ulangi kegiatan berkumur ini tiga atau lebih dalam sehari.

3. Jus Lemon


Kandungan dalam lemon dapat mengurangi dahak, ditambah anti bakteri dan tingginya vitamin C yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.

Cara mengkonsumsinya campurkan dua sendok perasan lemon dan satu sendok madu kedalam air hangat. Lalu minum sekurang-kurangnya 3 kali sehari. Cara lainnya  bisa langsung menghisap potongan lemon yang telah diberi taburan garam dan merica.

4. Jahe


Dekongestan alami yang terdapat pada jahe mampu melawan infeksi saluran pernapasan. Dan disertai, antivirus, antibakteri dan juga kandungan yang berperan sebagai ekspektoran dapat dengan mudah mengatasi dahak.

Dapatkan khasiat dan manfaat jahe dengan cara diamkan beberapa menit air panas yang telah dicampur dengan satu sendok irisan jahe. Kemudian tambahkan dua sendok madu, dan minum dua atau tiga kali sehari. Atau, bisa juga dengan mengunyah langsung irisan jahe. Dan jahe merupakan satu dari 9 cara cepat untuk mengobati batu berdahak yang paling banyak digunakan.

5. Kunyit


Dahak berlebihan yang disebabkan bakteri dapat dikurangi dengan antiseptik dari kandungan kunyit. Kunyit juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Konsumsi segelas susu hangat dengan campuran satu sendok air perasaan kunyit. Minum segelas dipagi hari dan sebelum tidur. Cara berbeda juga dapat dilakukan, yaitu dengan menelan langsung air perasaan kunyit satu sendok, dilanjutkan dengan segelas air untuk menghilangkan rasa pahit, lakukan tiga kali sehari. Atau, bisa juga berkumur dengan air hangat yang telah diaduk dengan kunyit dan garam, ulangi dua kali sehari.

6. Madu


Madu memiliki antibakteri, antijamur dan antivirus, yang membuatnya cocok dijadikan sebagai obat praktis untuk menenangkan radang tenggorokan dan mengatasi dahak. Ditambah, sifat antiseptik dalam madu dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh, yang mampu memulihkan infeksi lebih cepat.

Konsumsi satu sendok madu dengan taburan lada putih atau hitam, dua kali sehari. Perlu diketahui, lada mempercepat penyembuhan infeksi tenggorokan, sementara madu mengencerkan dan menekan produksi dahak. Bisa juga dengan mencampurkan madu kedalam air hangat, minum dua atau tiga kali sehari.

7. Wortel


Wortel sangat efektif mengobati batuk berdahak. Kandungan wortel, seperti antioksidan dan vitamin C mampu meningkatkan sistem imun. Ditambah dengan berbagai nutrisi lain, yang membuat wortel dapat mengurangi gejala-gejala batuk berdahak.

Dapatkan khasiatnya, dengan menghaluskan empat wortel segar. Campur dengan air, tambahkan juga 2 sendok madu dan minum setiap hari, pagi dan malam.

Faktor makanan juga berpengaruh terhadap penyembuhan batuk berdahak. Cara mengobati batuk berdahak secara alami diatas tidak akan berpengaruh, apabila kebiasaan mengkonsumsi makan tidak sehat terus dilakukan. Waspadai batuk berkepanjangan Apabila cara-cara diatas tidak merubah kondisi kesehatan Anda, segera hubungi dokter.

Semoga informasi tentang Cara mengobati batuk berdahak secara alami ini bisa membantu dan bermanfaat bagi Anda.

Jumat, 03 Januari 2014

K-Muricata dan Amazon Plus obat batuk alami

K-Muricata dan Amazon Plus obat batuk alami


K-Muricata dan Amazon Plus obat batuk alami

K-Muricata dan Amazon Plus obat batuk alami - “Alhamdulillah ya anak saya sehat kembali terima kasih telah memberi solusi yang terbaik. K-Muricata dan Amazon Plus obat batuk alami untuk anak-anak dan orang dewasa. Sebelumnya anak saya yang berusia 3 tahun lebih batuk dan mengeluarkan darah dari hidungnya terus disertai muntah ada darah kentalnya,” tutur Erwin Ripai (27) asal Makassar, Sulawesi Selatan.

Mohamad Erwin Ripai Jr. (3) sering batuk dan mengeluarkan darah serta muntah. “Anak saya memang memiliki riwayat alergi dan asma sejak usianya 3 bulan. Saya sering bolak-balik rumah sakit atau klinik untuk menjalani perawatannya, sering diuap dan minum obat antibiotik. Walau begitu, pertumbuhannya tidak terhambat, kalau lagi sehat, dia mau minum susu dan makan,” ujar seorang wirausaha mebel rotan ini.

Keberadaan rumah sakit dan klinik di tempat tinggalnya, tidak menyurutkan niat Erwin untuk memburu obat herbal yang cocok dengan anaknya. “Saya terus mencari informasi mengenai herbal yang cocok buat anak saya, akhirnya saya ketemu dengan Ibu Tri yang menjual K-Muricata dan Amazon Plus. Saya langsung beli 1 kotak K-Muricata dan 6 botol Amazon Plus. Sampai di rumah, saya seduh K-Muricata 1 sachet, selang setengah jam saya suapin pakai sendok makan ke anak saya, sebanyak 5 sendok makan, selang 15 menit, saya kasih lagi anak saya minum 15 ml Amazon Plus. Katanya enak untuk Amazon Plus-nya, kalau K-Muricata, wajahnya agak mengernyitkan dahi tanda rasa K-Muricata yang kurang enak, ya namanya juga anak-anak,” bebernya.

Kurang lebih satu setengah bulan Erwin memberikan anaknya minum k-Muricata dan Amazon Plus, dan penyakit anaknya sembuh. Pertumbuhan fisik dan kecerdasannya sangat berimbang. “Anak saya semakin gesit, badannya keras, ceria, makan dan minum susunya lancar, dia juga semakin pintar bicara dan membantah,” ujarnya sambil tertawa kecil.

K-Muricata obat penyakit batuk, batuk berdahak, batuk berdarah, batuk kronis disertai muntah. Amazon Plus, obat penyakit batuk, batuk berdahak, batuk berdarah, batuk kronis disertai muntah. K-Muricata dan Amazon Plus obat herbal alami asli Indonesia, yang mengusung cinta produk dalam negeri.

Konsumsi Amazon Plus setiap hari menambah vitalitas, menjauhkan Anda dari penyakit berbahaya yang menyerang. Konsumsi K-Muricata secara rutin mencegah penyakit kanker, menurunkan kolesterol dan darah tinggi. Cinta Indonesia, cinta produk dalam negeri. Terima kasih.

 

Obat Herbal Penyakit Batuk Darah Amazon Plus

Obat Herbal Penyakit Batuk Darah Amazon Plus

Obat Herbal Penyakit Batuk Darah, Amazon Plus obat penyakit batuk berdarah yang ditandai dengan dada sakit serta sesak. Amazon Plus obat herbal alami penyakit batuk berdarah. Penyakit batuk berdarah ditandai dengan batuk yang berulang kali dengan mengeluarkan dahak bercampur darah yang terjadi di bawah saluran pernapasan.

Batuk darah dalam istilah medis disebut dengan homoptoe. Penyaki batuk berdarah termasuk penyakit yang serius karena bisa mengancam keselematan si penderita. Penyakit ini juga termasuk kategori penyakit yang sulit dideteksi tingkat penularannya dan darimana sumber pendarahannya. Apakah Anda mengalami dada sakit  dan batuk-batuk dalam waktu yang lama? Jangan menunggu lama lagi, segeralah mengonsumsi jus Amazon Plus, obat herbal alami penyakit batuk darah dan sesak dada.

Seperti kisah Amir Kosasih (30) asal Kota Metro, Lampung, kepada beritasejagat.com. “Karena ketidaktahuan saya terhadap bahaya penyakit ini, saya anggap bukan masalah bagi kesehatan saya, tapi ternyata penyakit ini sangat berbahaya,” ujar Pegawai Negeri Sipil di salah satu instansi pemerintahan di Kota Metro ini.  Ketika dadanya mulai terasa sakit dan sesak, dia tidak menghiraukannya. Seiring waktu berlalu, batuknya semakin menjadi-jadi dan dadanya sakit sekali.

“Saya sadar ketika saya mendatangi dokter di salah satu rumah sakit di Metro, dan dinyatakan bahwa saya punya penyakit batuk darah yang kronis. Saya memang batuk keluar darah bercampur dahak, tetapi tidak sering. Saya minum obat dokter, kurang lebih setahun, penyakitnya kambuh lagi, saya jadi bingung, maaf ya dokter” beber Bapak satu anak ini.

Puncaknya Desember 2013 lalu, batuknya mengeluarkan dahak kental bercampur darah, badannya lemas, napas sesak dan dada terasa nyeri seperti ditusuk jarum. Di tengah situasi kesehatannya yang semakin memburuk, Kosasih, yang biasa disapa menjumpai Sobri (34) temannya yang bekerja sebagai penjual herbal. Dengan wajah yang pucat dan lemas fisiknya, temannya terheran-heran, “kenapa sobat, sakit apa, tanya temannya.” “Saya sakit batuk darah, napas sesak dan dada sakit,” jawab Kosasih.

Sobri sang temannya mencoba mencaritahu kronologi penyakitnya. Setelah mendapatkan informasi yang lengkap dari Kosasih, Sobri menyarankan Kosasih untuk mencoba minum Amazon Plus. Pemahaman yang baik dan benar dalam menjalani terapi pengobatan herbal harus diketahui oleh Kosasih. Oleh sebab itu Sobri secara detail memberikan pemahaman tersebut kepada Kosasih, mulai dari reaksi saat healing crisis sampai pada dosis yang tepat untuk dikonsumsi serta larangan makanan-minuman yang akan dikonsumsi oleh Kosasih.

Setelah diminum selama seminggu, Sobri kembali menjumpainya untuk melihat perkembangannya. “Alhamdulillah, badan saya semakin segar, batuknya sudah berkurang, dada juga sudah tidak sakit lagi,” tutur suami dari Widya Nuraini (26) itu. Sobri terus mengorek informasi dari orang-orang di sekitarnya mengenai penyakit batuk darah ini. “Saya jumpai seorang yang riwayat penyakitnya sama dengan teman saya Kosasih. Ia menderita batuk darah dan pernah periksa laboratorium bahwa ternyata paru-parunya berlobang,” ujar Sobri.

Untuk mempercepat proses terapi penyembuhannya, Sobri anjurkan Kosasih untuk minum juga K-Muricata. K-Muricata, obat herbal alami penyakit paru-paru bolong yang diolah dari daun sirsak pilihan yang mengandung acetogenins maksimal dan dikombinasikan dengan umbi keladi tikus (typhonium), berkhasiat juga dalam membantu mengobati penyakit batuk darah.

Saat kisah ini ditulis, kesehatan Amir Kosasih sudah jauh lebih baik. Dia kembali bekerja seperti biasa dan selalu menerapkan pola hidup sehat dalam kesehariannya. “Saya sudah melalui ujian yang berat dalam kesehatan saya, dan saya berterima kasih, karena bisa kembali pulih secara bertahap dengan konsumsi Amazon Plus dan K-Muricata. Terima kasih ya Allah, terima kasih sobatku Sobri.”